Selasa, 23 Agustus 2011

Tumbangnya rezim khadafi oleh wanita sexy indonesia akan menyusul!



Tripoli hari ini 22 agustus 2011 tidak ubahnya indonesia tahun 1998 dimana runtuhnya rezim suharto namun hanya beda tipis di libya kaum oposisi menggunakan senjata api dan pertumpahan darah yang bayak dimedan perang tapi di indonesia pertumpahan darah dapat diminimalkan kerna kita melalui sistem voice by people suara rakyat.

Dengan runtuhnya rezim muammar khadafi hendaklah menjadi cermin untuk semua negara bahwa tindakan yang semena mena akan mendatangkan hasil yang buruk. wibawa seorang pemimpin akan runtuh dengan sendirinya jika sang pemimpin itu lebih kepada diktator. rezim-rezim diktator sudah banyak yang tumbang tidak terkecuali di indonesia. pelajaran penting bagi kita dengan runtuhnya kekuasaan khadafi ini betapa rakyat adalah kekuasaan yang sangat mutlak' suara dan pergerakan rakyat adalah hal yang paling ditakuti oleh pemimpin manapun dan partai apapun. tidak ada partai yang tidak takut dengan kemarahan rakyat.


Menurut pandangan pribadi saya di indonesia bibit-bibit diktator masih ada walau kelihatanya masih berselindung dibalik payung demokrasi. beberapa contoh yang masih sangat ketara adalah ketidak pedulian pemerintah akan suara rakyat. kerupsi oleh kelompok, penanganan hukum tebang pilih, penutupan kasus kaum elit atau kelompok kader partai serta lambanya respon pemerintah akan hal hal yang bersangkutan dengan keselamatan dalam negri. pemerintah di indonesia diihat lebih memanjakan kaum PNS, TNI, POLRI, dan lain lain sedangkan pondasi negara di telantarkan. yang saya maksud pondasi negara adalah RAKYAT.

Banyaknya kaum pelawak dan pesolek yang ada di gedung DPR juga melemahkan sistem politik di indonesia, mereka pelawak, mereka pesolek tahu apa dengan politik? seakan kursi DPR adalah pekerjaan datang pagi pulang sore habis bulan dapat gaji bagi mereka. bukan tanggung jawab tapi kebanggan tersendiri mejadi yang terhormat dewan perwakilan rakyat namun sumbangan pola pikir dan sumbangan pembangunan dari kaum pelawak dan pesolek ini adalah nihil. apakah mereka tidak malu mendengar comoohan rakyat? inilah akibat kalahnya kaum elit politik di pemilu 2009. beberapa pengamat politik waktu itu pernah mengatakan indonesia akan kacau balau di dunia politik kerna pemilu 2009 banyak pelawak dan pesolek yang duduk menjadi dewan. mereka ini adalah boneka pemerintah bukan oposisi yang berpihak kepada rakyat.


Dengan pelajaran demi pelajaran dan runtuhnya rezim khadafi ini semoga dunia politik indonesia jangan meremehkan rakyat. kerna negara adalah milik bersama dan rakyat golongan yang paling bebas menentukan pilihan kedepan. pemerintah PNS, TNI, POLRI adalah pelayan rakyat bukan dilayani rakyat. semoga opini kaum generasi muda didengar dan mendapat sorotan bukan mendapat cacian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PENDAPAT KAMU ??