Rabu, 03 Juni 2009

haus sex anak sendiri di entot



Selama lebih dari setahun, sejak berusia 8 tahun seorang bocah perempuan diperkosa oleh bapak kandungnya sendiri sebanyak tidak kurang dari 23 kali di dalam rumah mereka sendiri. Bapak bejat berusia 68 tahunan yang telah kawin cerai sebanyak tiga kali tersebut memaksa putri kandungnya itu untuk melayani nafsu bejatnya bahkan di saat ibunya sedang tidur dalam kamar yang bersebelahan di apartemen tiga ruang mereka.
Aksi bejat pelaku dimulai sejak tahun 2005 lalu dan baru berakhir pada Februari tahun ini ketika kepala sekolahnya mengetahui aksi keji tersebut, yang bermula ketika si bocah lugu yang kini berusia 10 tahun dan baru duduk dikelas 4 SD tersebut bercerita kepada empat teman sekelasnya tentang seks ketika dia mengaku telah ditiduri seorang pria tanpa menyebut si pelaku adalah bapak nya sendiri. Namun, teman-teman si gadis kemudian menceritakan kisah korban kepada ibunya yang kemudian diteruskan kepada kepala sekolah. Sejak itu, kepala sekolahpun mengetahui bahwa sejak duduk di kelas 1 SD ternyata bapak kandung korban telah melakukan kekerasan seksual kepadanya. Pengakuan tersebut akhirnya menyeret si bapak ke dalam tahanan kepolisian pada akhir Februari lalu.
Bapak bejat yang berprofesi sebagai supir tersebut kemudian divonis 24 tahun hukuman penjara dengan tuduhan melakukan serangkaian pelecehan seksual pada anak kesembilannya tersebut. Dia juga menerima hukuman cambuk sebanyak jumlah usianya saat ini. Wakil jaksa penuntut umum, Stella Tan mengatakan kepada hakim Tay Yong Kwang bahwa korban yang lahir dan dibesarkan di Indonesia, menetap di Singapura sejak Juli 2003 silam untuk belajar. Kira-kira tiga bulan setelah itu, pelaku mulai melakukan pelecehan kepada korban.
Bapak bejat itu kepada polisi mengaku bahwa dia melakukan aksi bejatnya ketika melihat anaknya menggaruk-garuk bokongnya di satu malam yang kemudian membangkitkan hasratnya untuk melecehkan korban dan berakhir pada aksi perkosaan. Korban yang biasa tidur di satu tempat tidur yang sama dengan orang tuanya, suatu malam pernah dibangunkan oleh bapaknya dan mengajaknya ke ruang tamu yang kemudian melecehkan anaknya di atas sofa.mebuka semua pakayan dan kerudung korban lalu dengan bringas anak cantik hasil zuriatnya sendiri di balun hingga mejerit kesakitan , namun ayah durjana ini ngak peduli dengan penuh nafsu pembenih dia mendayung tubuh pasrah anak kandung nya yang cantik jelita, penderitaan gadis imut ini ngak sampai segitu aja dengan penuh nafsu sang ayah durjana menghenjut kemaluanya sampai berdarah darah , setelah puas dengan gaya pasrah nelentang bagaikan ikan lemas sang ayah mengubah posisi yang dia inginkan , dengan perlahan dia memperlajukan bahtera nafsu kepada tubuh berkeringat anak gadisnya. Pelaku kemudian mengancam korban, jika ia menceritakan masalah tersebut kepada orang lain maka ia dan ibunya tidak boleh lagi tinggal di Singapura. Merasa takut dengan ancaman bapaknya si gadis cilik itupun menyimpan erat aksi bejat bapaknya tersebut.
Sejak Mei 2005 sampai Januari tahun ini, si bapak tersebut telah memperkosa anaknya setiap bulan. Korban sempat memberitahukan perbuatan pertama yang dilakukan bapaknya kepada ibunya, namun sang ibu hanya melarang korban untuk tidak tidur di tempat tidur orang tuanya lagi.
Merefleksi pada kekejian perbuatan yang dilakukan pelaku, jaksa penuntut umum, Tan meminta hakim menambah vonis tuntutan penjara kepada pelaku dengan alasan, pelaku telah mengambil keuntungan dari kepercayaan dan menjadikan anaknya subyek pemuas nafsu seksualnya yang keji. Hal yang meringankan hukuman pelaku adalah pengakuannya di depan hakim bahwa dia sangat mencitai anaknya.
“Dia lebih dekat kepada saya ketimbang istri saya…, saya tidak pernah menginginkan ini terjadi,â€� akunya pada hakim dipengadilan. (TST/LBN/g)

This entry was posted on Jumat, Oktober 19th, 2007 at 09:15 and is filed under Berita Utama. You can

1 komentar:

PENDAPAT KAMU ??